oleh

Intens Patroli, Tim Bali Satlantas Polres Bone Tekan Aksi Balap Liar di Kota Watampone

-RAGAM-1,483 views

FOKUSRAKYAT. COM, – Aksi balapan liar di bulan ramadhan seakan menjadi menu utama para pemuda untuk menghibur diri. Padahal hal tersebut sangat berpotensi mengakibatkan kecelakaan dan tentunya mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Menyikapi hal tersebut, guna untuk menekan sekaligus memberantas aksi balapan liar demi terciptanya kamtibmas kondusif dan Kamseltibcar Lantas “keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” di bulan suci ramadhan ini.

Tim balap liar (bali) Satlantas Polres Bone dipimpin Kanit Laka Lantas IPTU Siswanto secara intens melakukan patroli rutin sore hari, malam di saat setelah shalat tarawih hingga setelah shalat subuh ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan dari aksi di wilayah hukum Polres Bone khususnya di dalam kota Watampone.

Dan sampai hari ke 14 Puasa Ramadhan, sudah puluhan kendaraan Roda 2 (dua) yang diamankan di Mapolres Bone. Alhasil situasi kamtibmas di Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan terpantau berjalan kondusif dan seluruh kegiatan ibadah umat muslim bisa berjalan dengan baik.

Seluruh aktifitas masyarakat Kota Watampone khususnya di sebagian ruas jalan raya juga berjalan aman dan lancar. Tidak ada aksi balapan liar, yang selama Ramadhan saat ini marak terjadi dibeberapa daerah.

Kasat Lantas Polres Bone melalui Kanit Laka Lantas IPTU Siswanto mengimbau para pemuda untuk tidak melancarkan aksi balapan liar. Agar ibadah warga berjalan kondusif tanpa gangguan bising.

Dia memastikan akan menindak tegas para pemuda yang kedapatan melakukan aksi tersebut.

“Saya pastikan tindak tegas kalau ada yang sampai balapan liar atau kebut-kebutan di jalan raya. Aksi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan mereka dan pengguna jalan lain,” kata Siswanto, Selasa (27/04/2021).

Siswanto menyebut telah menyampaikan imbauan ini kepada sejumlah pemuda yang diindikasikan akan melakukan aksi balapan liar tersebut.

Siswanto berharap para pemuda itu mematuhi imbauannya. “Selain membahayakan mereka dan pengendara lain, tentu juga mengganggu, apalagi kalau pakai knalpot racing,” ujar Siswanto. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan